Main Article Content

Abstract

Goals evaluation research ini untuk menggambarkan keefektifan pengelolaan laboratory computer pada jurusan TKJ di SMKN Kota Padang ditinjau dari dimensi konteks, input, proses, dan produk. Pada evaluation research ini melakukan pendekatan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Model evaluasi yang diimplementasikan ialah evaluasi model CIPP : Context, Input, Process, Product. Metode yang digunakan adalah metode survei dan alat pengumpul data berupa angket, lembar observasi dan dokumentasi. Informan penelitian yang terdiri dari 4 Kepala SMKN, 4 Wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, 4 Kajur TKJ, 4 Kepala Lab. Komputer, 21 guru TKJ, dan 168 siswa TKJ kelas XI tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian pada Jurusan TKJ di SMKN Kota Padang mengatakan bahwa: (1). Segi konteks, keefektifan pengelolaan laboratory computer pada kondisi sangat baik dengan pencapaian skor persentase sebesar 86,96%; (2). Dilihat dari segi input keefektifan pengelolaan laboratory computer kondisi sangat baik dengan pencapaian skor rata-rata sebesar 86,46%; (3). Dilihat segi process keefektifan pengelolaan laboratory computer dalam kondisi baik dengan pencapaian skor rata-rata sebesar 7,0%; dan (4). Dilihat segi product keefektifan pengelolaan laboratory computer dalam keadaan baik dengan skor pencapaian sebesar 77,06%.

Keywords

evaluasi, pengelolaan, laboratorium, komputer

Article Details

Author Biographies

Ambiyar, Universitas Negeri Padang

dosen di jurusan Pendidikan Teknik Mesin

FT Universitas Negeri Padang

 Fahmi Rizal, Universitas Negeri Padang

Dekan FT UNP dan dosen di jurusan Pendidikan
Teknik Sipil FT

Institusi : Universitas Negeri Padang

References

  1. Amin, M. (Februari 2015). Pengembangan dan Pembangunan SMKN. Makalah disajikan dalam seminar Peluang dan Tantangan Menuju ASEAN Economic Community 2015, di Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, tanggal 5 Februari 2015
  2. Herlandy, P.B. (2015). Kontribusi Kompetensi Guru Kejuruan, Kelengkapan Fasilitas Belajar Praktik, Disiplin Belajar Siswa, dan Pengalaman Prakerin Terhadap Pencapaian Kompetensi Kejuruan Siswa TKJ SMKN Negeri di Kota Pekanbaru. Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. Tesis tidak diterbitkan.
  3. Johnson, M.K. (2006). A Vocational Industry Unprepared by Secondary Education: A Descriptive Statistical Analysis of the Gap Between High School and Work (Disertasi doctor, Capella University, 2006). UMI Microform, 3226197
  4. Lucas, Bill, Spencer, Ellen, & Claxton, G.(2012). How to teach Vocational Education: a Theory of Vocational Pedagogy. London: City & Guilds Center for Skills Development
  5. Maclean, R., & Wilson, D. (2009). International Handbook of Education for the Changing World of Work : Bridging Academic and Vocational Learning. Germany : Springer.
  6. Perwitasari, D.F. (2013). Hubungan Fasilitas Pratikum TKJ di Sekolah, Kesesuaian Tempat Prakerin, dan Kompetensi TKJ Siswa dengan Hasil Uji Kompetensi Keahlian. Jurnal Pendidikan Sains, Volume 1, No.4, 425-430
  7. Strom, G. (1993). Managing the Occupational Education Laboratory. The United States of America : Prakken Publication, Inc.
  8. Sukardi. & Nurjanah, S. (2015). Pengelolaan Bengkel dan Laboratorium Vokasi dan Kejuruan. Yogyakarta: UNY Press
  9. Wagiran. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan: Teori dan Implementasi. Yogyakarta: Deepublish.
  10. Sukardi. (2012). Evaluasi Pendidikan: Prinsip & Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.
  11. Junanto, Subar., Kusna, Nur Arini Asmaul. (2018). Evaluasi Program Pembelajaran di PAUD Inklusi dengan Model Context, Input, Process, and Product (CIPP). INKLUSI: Journal of Disability Studies, 5(2): 179-194
  12. Destianingtyas. (2013). Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) pada Siswa Kelas XI di SMK Texmaco Pemalang. Diakses 20 Maret 2020 dari: http://lib.unnes.ac.id/17137/1/1102408032.pdf.