Main Article Content

Abstract

G


Goals dari penelitian ini untuk mengungkap komponen konteks, input, proses serta produk program penerapan bimbingan karir di SMK Negeri 5 Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan angket kepada siswa dan wawancara kepada pelaksana bimbingan. Jenis pada penelitian ini yaitu research evaluative dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa komponen konteks telah terprogram dengan baik selaras dengan pernyataan siswa sebesar 84,01%. Komponen input belum mendukung pelaksanaan kegiatan program yang sudah direncanakan yang ditunjukkan dengan pernyataan siswa sebesar 68,94%. Pada komponen proses, sesuai dengan pernyataan siswa sebesar 65,73% bahwa komponen proses belum efektif dilaksanakan. Komponen produk masih belum optimal yang ditunjukkan dengan hasil pernyataan siswa sebesar 69,45%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program bimbingan karir di SMK Negeri 5 Padang masih belum selaras dengan aspek  masukan dan proses untuk mencapai program yang telah ditetapkan.

Keywords

evaluasi, bimbingan karir, konteks, input, proses.

Article Details

References

  1. Angelina, P. R. (2018). Optimalisasi Bimbingan dan Konseling Karir di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding SNTP, 1.
  2. Depdiknas. (2006) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas
  3. Gani, Ruslan. (1985) Bimbingan Karir. Bandung: Angkasa Bandung
  4. Junanto, Subar., Kusna, Nur Arini Asmaul. (2018). Evaluasi Program Pembelajaran di PAUD Inklusi dengan Model Context, Input, Process, and Product (CIPP). INKLUSI: Journal of Disability Studies, 5(2): 179-194
  5. Juwitaningrum, I. (2013). Program bimbingan karir untuk meningkatkan kematangan karir siswa SMK. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 132-147.
  6. Khayati, Nur. (2006) Efektivitas Layanan Informasi Dalam Bimbingan Karir Terhadap Kesiapan Kerja Ditinjau Dari Aspek Psikologis PadaSiswa Kelas III SMK Bhakti Praja Margasari Tegal Tahun Pelajaran 2005/2006.Tesis. PPS Universitas Negeri Semarang.
  7. Kurikulum, Subdit. "Spektrum Keahlian SMK (Perdirjen Dikdasmen No. 06/D. D5/KK/2018 tanggal 7 Juni 2018)". Direktorat Pembinaan SMK.
  8. Reza Fahlevi. (2014). Hubungan Kesiapan Kerja Siswa Kelas Xii Program Keahlian Teknik Pemesinan Smk Muhammadiyah 1 Muntilan Dengan Motivasi Memasuki Dunia Kerja Tahun Ajaran2013/2014. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarata 2014.
  9. Marwiyah, S. (2012). Konsep pendidikan berbasis kecakapan hidup. Jurnal Falasifa, 3(1).
  10. Stufflebeam, Daniel. (1967) Sytematic Evaluation. Boston Kluwer. Nijhoff Publishing.
  11. Sudjana. (1992) Metode Statistik. Bandung Tarsito.
  12. Sukardi, D. K. (1989) Bimbingan Karir di SekolahSekolah. Jakarta: Balai Aksara.
  13. Syaodih, E., & Agustin, M. (2014). Bimbingan Konseling untuk Anak Usia Dini.
  14. Teti Yulianti. (2019). Program Bimbingan Karir Berdasarkan Profil Kematangan Karir Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama : Penelitian Deskriptif tentang Kematangan Karir di SMP Negeri 35 Bandung Tahun Ajaran 2018/2019. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.