REFORMASI BIROKRASI DI ERA OTONOMI DAERAH

SRI SUTJIATMI

Abstract


Otonomi Daerah yang dijalankan pemerintah, mau tidak mau membawa
konsekuensi perlunya pembaharuan dalam memberikan pelayanan public dalam
wujud reformasi birokrasi. Reformasi kultur dan struktur dalam tubuh birokrasi
merupakan strategi mendasar untuk memberikan keyakinan dan kepercayaan
public terhadap kredibilitas pemerintah. Reformasi birokrasi mencakup aktivitas
perubahan nilai dengan pendekatan yang komprehensif , yakni : Retrospeksi,
Reorientasi, Reposisi dan Reorganisasi. Untuk menjalankan reformasi birokrasi
tersebut, factor penentu keberhasilannya adalah adanya komitmen bersama,
kesepahaman, kemauan diri sendiri dan konsistensi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.