Collaborative Government Dalam Mewujudkan Inovasi Pelayanan Publik

Widuri Wulandari, Suranto Suranto, Eko Priyo Purnomo

Abstract


Sleman District along with the Community Information Group (KIM) created an innovation called Sunmor Sembada Minggu Pahing. Sunmor Sembada Minggu Pahing Innovation is an activity to solve three main problems that exist in Sleman District, namely in the fields of economy, culture, and education. This innovation is included in the TOP 99 Public Service Innovation 2017. The purpose of this study is to find out how the implementation of the integrated service innovation Sunmor Sembada Minggu Pahing. The method used in this study is qualitative. The implementation of Sunmor activities is very effective in the economic and cultural fields and has a positive impact on SMEs and art groups in Sleman District. People feel satisfied with the existence of these innovations. However, the implementation of these innovation activities has not been fully implemented optimally. Factors that influence the success of this activity are human resources, disposition, and bureaucratic structure.


Keywords


Collaborative Government; Inovasi Pelayanan

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Baharuddin. (2015). Akuntabilitas Pelayanan Publik : Studi Kasus Pelayanan Perizinan Mendirikan Bangunan di Kota Makassar. Mimbar Unisba, 31(2), 263–270.

Damanpour, F. (1991). ORGANIZATIONAL INNOVATION: A META-ANALYSIS OF EFFECTS OF DETERMINANTS AND MODERATORS. Academy of Management Journal. https://doi.org/10.2307/256406

DIY, I. P. (2016, September 15). Minat Baca Rendah Kunjangan Perpustakaan Meningkat. Dipetik Februari 21, 2018, dari ipi-diy.or.id: http://ipi-diy.or.id/2016/09/15/minat-baca-rendah-kunjungan-perpustakaan-meningkat/

Dt, K. maani. (2009). Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pelayananan Publik. Demokrasi,no 1.

Dunn, W. (2003). Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Dwiyanto, A. (2008). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Edward, G. I. (1980). Implementing Public Policy. Washington: Congressional Quartely Press.

Fahturrahman, M. (2016). FAKTOR BIROKRASI DALAM KEBERHASILAN, 2(02), 14–27.

Giyanto, A. (2016, Februari 6). Besok, KIM Sleman Gelar Sunday Morning Sembada Minggu Pahingan Kali Perdana. Dipetik Februari 21, 2018, dari JogjaDaily.com: http://jogjadaily.com/2016/02/besok-kim-sleman-gelar-sunday-morning-sembada-minggu-pahingan-kali-perdana/

Hardjana, A. M. (2003). Komunikasi intrapersonal & Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Hasibuan, M. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia(Edisi Revi). Jakarta: Bumi Aksara.

Herwanto, T. S. (2015). Pentingnya komitmen penuh organisasi dan stakeholders dalam mewujudkan inovasi publik. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP).

Jann, W., & Wegrich, K. (2007). 4 Theories of The Policy Cycle. In Handbook of Public Policy Analysis: Theory, Politics, and Methods. USA: CRS Press.

Kasali, R. (2012). Cracking Value. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Moleong, L. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi)(Edisi Revi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Patilima, H. (2005). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabet.

Purwanto. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ramdhani, A., & Ramdhani, M. A. (2016). Konsep Umum Pelaksaan Kebijakan Publik. Jurnal Publik, 11(1), 1–12.

Rohman, D. F. H. I. dan H. M. (2010). Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Kependudukan Terpadu (Studi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malang) Didik Fatkhur Rohman, Imam Hanafi, Minto Hadi. Jurnal Administrasi Publik.

Samsuddin. (2016). Jurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah p-ISSN : 2503-4685 e-ISSN : 2528-0724, 1(2), 209–228.

Sedarmayanti. (2012). Good Governance & Good Corporate Governance. Bandung: CV Mandar Maju.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet.

Sulistio, E. B. (2009). Birokrasi Publik (Perspektif Ilmu Administrasi Publik). Bandar Lampung: CV Badranaya.

Supriadi, A. (2012). Analisis Prakondisi Implementasi Kebijakan Peningkatan Kompetensi Guru.Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 40(c), 47–56. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-dan-pembelajaran/article/view/2756

Syani, A. K., Mufid, S., & Hazin, D. M. (2017). Komunikasi Dalam Implementasi Kebijakan Pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun Di Kecamatan Ngadiluwih, XI(1), 25–38.

Tjipto, F. (2000). Manajemen Jasa(Edisi Pert). Yogyakarta: Andi Offset.

Wahab, S. A. (2010). Pengantar Analisis Implementasi Kebijakan Negara. Jakarta: Rineka Cipta.

Widodo, S. (2017). Jurnal ilmiah administrasi publik. Rencana Tata Ruang Wilayah Dalam Persfektif Perencanaan Pembangunan Wilayah (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Probolingga), 3(3), 19–26. Retrieved from http://ejournalfia.ub.ac.id/index.php/jiap/article/view/649/996

Zauhar, S. (1996). Reformasi Administrasi Konsep, Dimensi, danStrategi. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.24905/jip.v4i1.1018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Collaboration with:


Office: Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Jawa Tengah. Indonesia | Phone. (0283) 323290 | Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pancasakti Tegal