Analisis Politik Milenial : Persepsi Siswa SMA Terhadap Dinamika Politik Pada PEMILU 2019 di Indonesia

Mulkanur Rohim, Amika Wardana

Abstract


Generasi milenial pada analisis politik, memiliki empat sumber dalam membentuk persepsi politiknya yaitu media sosial, keluarga, teman dan sekolah. Milenial direpresentasikan pada siswa SMA dengan sampel Siswa SMA di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasilnya pembahasan isu politik dilakukan dengan diskusi, perdebatan dan akses informasi. Dari isu politik tersebut membentuk persepsi pada individu yang melalui tahapan seleksi, interpretasi dan berakhir pada Pembulatan. Namun persepsi yang terbentuk bukan terpaku pada isu politik yang dibahas tetapi lebih pada sosialisasi yang sudah diterima individu sebelumnya. Oleh karena itu media sosial sebagai sumber informasi utama sekarang ini hanyalah sebagai penegas pada persepsi yang sudah terbentuk atau sebagai pembahasan kontradiksi pada persepsi yang sudah terbentuk.


Keywords


Politik Milenial; Pemilu; Indonesia;

Full Text:

PDF

References


Affandi, M. (1971). Himpunan Kuliah Ilmu Ilmu Kenegaraan. Alumni Bandung Agustino, L., & Yusoff, M. A. (2010). Politik Lokal di Indonesia: Dari Otokratik ke Reformasi Politik. Jurnal Ilmu Politik, Edisi, 21, 2010. Alex S. (2006). Semiotika Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya Almond, Gabriel A dan Sidney Verba. (1984). Budaya Politik: Tingkah Laku Politik dan Demokrasi di Lima Negara. Jakarta: Bina Aksara. Aminah, S. (2006). Politik media, demokrasi dan media politik. Masyarakat, Kebudayaandan. Aminuddin, M. F., & Ramadlan, M. F. S. (2015). Match-All party: pragmatisme politik dan munculnya spesies baru partai politik di Indonesia pasca Pemilu 2009. Jurnal Politik, 1(1), 39-74. Apter, D. E. (1996). Pengantar Analisa Politik. Jakarta: LP3ES. AZMI, K., & Astuti, P. (2016). Perilaku Memilih Pemilih Pemula Masyarakat Kendal Pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014. Journal of Politic and Government Studies, 5(03), 362-370. Budiardjo, M., Soeseno, N., & Evaquarta, R. (2014). Pengantar Ilmu Politik. Cangara, H. (2007). Pengantar Ilmu Komunikasi Edisi Revisi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Charmaz K., (2000). Grounded Theory: Objectivist and constructivist methods. In N. Denzin, & Y. Lincoln, (eds.), Handbook of Qualitative Research (pp. 509-535). Thousand Oaks, CA, Sage Publications, Inc Charmaz, K., (2006). Constructing Grounded Theory: A practical guide through qualitative analysis. London: Sage Publications Ltd Flora, E. (2014). Analisis framing berita calon presiden RI 2014-2019 pada surat kabar Kaltim Post dan tribun Kaltim. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman, 2(3). Gurevitch, M., Coleman, S., & Blumler, J. G. (2009). Political communication—Old and new media relationships. The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, 625(1), 164-181. Hamad, I. (2010). KONSTRUKSI REALITAS POLITIK DALAM MEDIA MASSA (Studi Pesan Politik Dalam Media Cetak Pada Masa Pemilu 1999). Hubs-Asia, 10(1). Haryanto, H. C., & Rahmania, T. (2015). Bagaimanakah Persepsi Keterpercayaan Masyarakat terhadap Elit Politik?. Jurnal Psikologi, 42(3), 243-258. Karya, R. C. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik. Laswell, H. D., Lerner, D., & Rothwell, C. E. (1952). The Comparative Study of Elites. Stanford: Hoover Institute Studies. Limilia, P., & Ariadne, E. (2018). Pengetahuan dan Persepsi Politik pada Remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 16(1), 45-55. Manurung, J. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Pilkada (Studi Kasus: Masyarakat di Kelurahan Padang Matinggi Kec. Padangsidimpuan Selatan). Mergel, I. (2010). Gov 2.0 revisited: Social media strategies in the public sector. PA Times/American Society for Public Administration, 33(3), 7-10. Mochtar M. & Colin M. A. 2008. Perbandingan Sistem Politik. Yogyakarta: Gajah mada University press. Mulyana, D. (2013). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya Nurjaman, A. (2016). Peta Baru Ideologi Partai Politik Indonesia. Jurnal Bestari, (42). Ohoirat, C. P. (2014). Persepsi Politik Organisasi di Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala Salatiga. Magister Manajemen Program Pascasarjana UKSW. Perangin-angin, L. L., & Zainal, M. (2018). Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Bingkai Jejaring Sosial di Media Sosial. Jurnal Aspikom, 3(4), 737-754. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2010. Prasetyoningsih, N. (2014). Dampak Pemilihan Umum serentak bagi pembangunan demokrasi Indonesia. Media Hukum, 21(2), 23. Rahman, M. A. (2015). Kebisaan Pencarian Informasi Murid Sekolah Menengah Atas pada Pemilu Umum di Indoenesia. Record and Library Journal, 2015. 1(2) Rahmawati, R. (2018). Responsibilitas Penyelenggaraan Pemilu dalam Penanganan Penyelenggaraan Pemilu. Jurnal Politer Prodi Ilmu Politik FISIP UTA’45 Jakarta 3(2) Rivai, A. B. (2016). Politisasi Media di 2014: Aburizal Bakrie dan Segmen Pemilih Pemula. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 1(1), 30-44. Rohmiyati, Y. (2018). Model Perilaku Pencarian Informasi Generasi Milenial. Anuva, 2(4), 387-392. Romli, L. (2016). Masalah Kelen bagaan Partai Politik di Indonesia Pasca-Orde Baru. Jurnal Penelitian Politik, 5(1), 21-30. Sastroadmojo, S. (1995). Partisipasi Politik. Semarang: IKIP Semarang Press. Shahreza, M. (2017). Komunikator Politik Berdasarkan Teori Generasi. Nyimak (Journal of Communication), 1(1). Sirozi, M. (2005). Politik pendidikan: Dinamika hubungan antara kepentingan kekuasaan dan praktik penyelenggaraan pendidikan. RajaGrafindo Persada. Sudibyo, A. (2001). Politik media dan pertarungan wacana: LKIS PELANGI AKSARA. Sukendar, M.U. (2017). Pemilihan Presiden, Media Sosial Dan Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula. Jurnal IKON Prodi D3 Komunikasi Massa, 1 (5) 75 Survey Nasional CSIS tahun 2017 Syarbani, S. (2002). Sosiologi dan Politik. Bogor: Ghalia Indonesia Syuhada, K. D. (2018). Etika Media di Era “Post-Truth”. Jurnal Komunikasi Indonesia, 75-79. Turnip, A. D., Suntoro, I., & Nurmalisa, Y. (2016). Persepsi Masyarakat Terhadap Peranan Partai Politik Dalam Pemilihan Kepala Daerah. Jurnal Kultur Demokrasi, 4(3). Tyas, W. S. (2017). Persepsi Pemilih Pemula Pada Iklan Kampanye Politik (Studi Deskriptif Kuantitatif Persepsi Pemilih Pemula Di Kelurahan Karangmalang Pada Iklan Kampanye Politik Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Sragen Tahun 2015) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Wihayati, W. (2016). Persepsi Khalayak Dalam Penggunaan Media Jejaring Sosial Untuk Kampanye Politik. Jurnal Signal, 4(1). Winarno, B, (2014) Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi Kasus; Yogyakarta; Center of Academic Publishing Service (CAPS). Zainal, Z. (2015). Persepsi Masyarakat terhadap Partai Politik di Desa Terantang Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(9). Zamroni. (2000). Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Bigraf Pubilshing Zuhri, S. (2010). Peranan Sekolah Dalam Proses Sosialisasi Politik (Studi Penelitian Terhadap Siswa SMA Negeri 2 Semarang) (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS DIPONEGORO).




DOI: http://dx.doi.org/10.24905/jip.v4i1.1212

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Collaboration with:


Office: Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Jawa Tengah. Indonesia | Phone. (0283) 323290 | Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pancasakti Tegal