UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA BATELA PADA SISWA KELAS X7 MATERI HIDROKARBON SMAN 1 DONOROJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

  • Riyanti Riyanti SMA Negeri 1 Donorojo, Jepara, Jawa Tengah
Keywords: Hasil belajar, media batela, hidrokarbon

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil belajar siswa  dengan menggunakan media  batela  dan  menciptakan suasana senang menggunakan media batela pada materi  hidrokarbon. Penelitian tindakan kelas  ini  dilakukan di kelas X7  berjumlah 34  siswa   dan menggunakan 2 siklus. Data hasil penelitian berupa hasil observasi, tes kognitif  dan respon siswa terhadap media batela. Dari hasil observasi  oleh observer (pengamat) yang mengamati aktifitas siswa dan guru sebagai faslitator diperoleh nilai rata-rata pada siklus 1 yaitu 2,63 (kategori sedang)  dan siklus 2 sebesar  3,21 (kategori baik). Sedangkan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon diukur menggunakan tes kemampuan kognitif dengan KKM untuk materi hidrokarbon 75. Soal dalam penelitian ini terdiri-dari 5 butir soal essay setiap siklus. Pada siklus 1 dan siklus 2 diperoleh nilai rerata tes dari 61,77 menjadi 85,29. Tampak bahwa kemampuan memahami materi hidrokarbon sudah mencapai indikator keberhasilan yaitu lebih dari 75% siswa memperoleh nilai di atas KKM. Jumlah prosentasi nilai di atas KKM lebih besar disebabkan banyak siswa yang sudah dapat mentransformasi penggunaan media batela ke dalam materi hidrokarbon. Demikian juga hasil angket yang diberikan tercatat data bahwa setelah akhir siklus 2 terdapat 100% siswa memberi tanggapan merasa senang dengan pembelajaran menggunakan media batela.

Author Biography

Riyanti Riyanti, SMA Negeri 1 Donorojo, Jepara, Jawa Tengah

SMA Negeri 1 Donoharjo

Kabupaten Jepara, Jawa Tengah

References

Ali, M. 2009. Pengembangan Media pembelajaran Interaktif Mata Kuliah Medan Elektromagnetik. Jurnal Edukasi @ Electro. 5: 11-18.

Anni, C. T. 2006. Psikologi Belajar. Semarang: UNNES press.

Arifin, Z. 2011. Penelitian Pendidikan, Metode dan Paradigma Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Asrori, M. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Wacana Prima.

Boove, C. 1997. Business Comunication Today. New York: Prentice Hall.

Depdiknas. 2006. Silabus Mata Pelajaran Kimia. Jakarta: Depdiknas Dirjen Pendasmen Dirjen Dikmenum.

Diana, N.R., J.S. Sukardjo, K.S. Martin. 2013. Pengaruh Metode Jigsaw Disertai Media LKS dan Power Point Pada Pembelajaran Kimia Ditinjau Dari Kreatvitas Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Pokok Hidrokarbon Kelas X Semester Genap di SMA N 1 Ponorogo Tahun Ajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Kimia. 2(3) : 49-58.

Fessenden & Fessenden. 1995. Kimia Organik Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

-----------------------------. 1995. Kimia Organik Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sanjaya, W. 2007. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standart Proses Pendidikan. Jakarta: Kecana.

Prawiro, A.S., dan Andjrah H. I. 2012. Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Ilmu Pengetahuan Alam untuk Siswa Kelas 4 SD dengan Metode Learning The Actual Object. Jurnal Sains dan Seni ITS. 1(1): 28-33.

Sapriati, A. 2010. Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sudarmo, U. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Phibeta.

Suyatno, dkk. 2007. Kimia Untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Grasindo.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Umar. 2013. Media Pendidikan Peran dan Fungsinya dalam Pembelajaran. Jurnal Tarbiyah. 10 (2): 126-141.

Published
2016-10-31
Section
Articles