PENINGKATAN MUTU MINYAK GORENG BEKAS DENGAN PROSES ADSORPSI KARBON AKTIF UNTUK DIBUAT SABUN PADAT

Aldi Budi Riyanta

Abstract


Proses pemurnian akan meningkatkan mutu minyak goreng bekas. Penelitian ini, minyak goreng bekas dilakukan proses pemurnian atau penghilangan bumbu (despicing) dengan menggunakan alat kertas saring, netralisasi minyak goreng bekas dengan mereaksikan NaOH dan proses pemucatan (bleaching) dengan menggunakan karbon aktif kemudian digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun padat. Mutu minyak goreng dilihat dari kejernihan, kandungan bilangan peroksida, bilangan asam dan bau. Uji kandungan peroksida dan bilangan asam menggunakan metode titrasi, kejernihan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis sedangkan uji bau dengan indera pembau. Minyak goreng bekas kemudian dibuat sabun dengan metode semi pemanasan.Hasil percobaan menunjukkan proses adsorpsi menggunakan karbon aktif dengan konsentrasi 0,1;0,2 dan 0,3dapat meningkatkan kejernihan minyak goreng bekas hingga 74,1;82,1 dan 86,3% transmitansi. Bilangan peroksida hingga 60% dan bilangan asam dapat berkurang hingga 34,38% dan bau yang ditimbulkan mendekati normal minyak goreng baru.

Kata Kunci: minyak goreng bekas, adsorpsi, karbon aktif


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24905/psej.v1i1.489

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a

Creative Commons License

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.