Analisis Asesmen dalam Bahan Ajar Biologi terhadap Potensi Pemberdayaan Kemampuan Berkomunikasi Siswa Kelas XI

Anggit Sasmito, Suciati Suciati, Maridi Maridi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asesmen dalam bahan ajar biologi terhadap potensi pemberdayaan kemampuan berkomunikasi siswa kelas XI salah satu SMA Negeri di Kabupaten Madiun. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Asesmen yang dianalisis meliputi soal pilihan ganda dan essay dalam bahan ajar biologi kelas XI dari dua penerbit yang berbeda pada materi sistem ekskresi manusia. Analisis asesmen dalam bahan ajar terhadap potensi memberdayakan kemampuan berkomunikasi menggunakan 12 indikator penilaian kemampuan berkomunikasi. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis asesmen dalam bahan ajar didapatkan kemunculan 12 indikator yang meliputi 1) deskripsi data berbagai cara 0%, 2) deskripsi hubungan data 42,86%, 3) memaknai data berbagai cara 14,29%, 4) melihat isi materi dari berbagi sudut pandang 0%, 5) menunjukkan kebenaran data 0%, 6) membedakan fakta dan kesimpulan 0%, 7) mengklarifikasi pernyataan 0%, 8) memastikan pernyataan teman 0%, 9) merespon pernyataan teman 0%, 10) memisahkan ide 14,29%, 11) memperbaiki pendapat berdasarkan masukan teman 0%, 12) menarik kesimpulan dari berdiskusi 28,56%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen dalam bahan ajar biologi kelas XI belum memberdayakan kemampuan berkomunikasi siswa dengan optimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan perlu adanya pengembangan asesmen yang memiliki potensi pemberdayaan kemampuan berkomunikasi siswa.

Kata Kunci: Asesmen dalam bahan ajar, kemampuan berkomunikasi

Full Text:

PDF

References


Alamsyah, N. (2015). Pengembangan Instrumen Komunikasi Matematika untuk Siswa SMP. Research and Development Journal of Education, Vol. 2 No. 1 , 29-40.

Bell, M., & Carr, P. (2014). Building Communication Skills for Science Students in Videoconference Tutorials. International Journal of Innovation in Science and Mathematics Education 22 (4) , 65-78.

Budiati, H. (2013). Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle 5E secara Terpadu dengan Permainan Kartu Link and Match untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas VIIIF SMPN 22 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Seminar Nasional X Pendidikan Biologi FKIP UNS (hal. 1-10). Surakarta: Pendidikan Biologi UNS.

Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2007). Research Methods in Education. New York: Routledge.

DeWitt, D., Siraj, S., & Alias, N. (2013). Collaborative mLearning: A Module for Learning Secondary School Science. Educational Technology and Society 17 (1) , 89-101.

Duran, M. (2014). A Study on 7th Grade Students' Inquiry and Communication Competencies. Procedia-Social and Behavioral Sciences 116 , 4511-4516.

Jeon, S., & Park, J. (2013). Analysis on Communication Skills in Science Education. Advanced Science and Technology Letters Vol. 36 , 18-21.

Kemdikbud. (2014). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2014/2015 Mata Pelajaran SMP/MTs. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbud. (2016). Permendikbud Nomor 24. Indonesia: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mulia, K., & Krisanti, E. (2014). Communication Skills Course: Enhancing Presentation and Proposal Writing Skills of Chemical Engineering Students. American Society for Engineering Education .

Nicoleta, D. (2015). From theory to practice: the barriers to efficient communication in teacher-student relationship. Procedia-Social and Behavioral Sciences 187 , 625-630.

Nicoleta, D., Georgeta, P., & Ion-Ovidiu, P. (2015). The effective communication in teaching. diagnostic study regarding the academic learning motivation to students. Procedia-Social and Behavioral Sciences 186 , 1007-1012.

Paristiowati, M., Slamet, R., & Sebastian, R. (2015). Chemo-Entrepreneurship: Learning Approach for Improving Student's Cooperation and Communication (Case Study at Secondary School, Jakarta). Procedia-Social and Behavioral Sciences 174 , 1723-1730.

Por Chang, H., Chen, C. C., Guo, G. J., Cheng, Y. J., Lin, C. Y., & Jen, T. H. (2011). The Development of a Competence Scal for Learning Science: Inquiry and Communication. International Journal of Science and Mathematics Education 9 , 1213-1233.

Putri, I. W., Dafik, & Hobri. (2015). Instrumen Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis (Analisis Pendahuluan). Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (hal. 1055-1060). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Saka, M., & Surmeli, H. (2010). Examination of Relationship Between Preservice Science Teachers' Sense of Efficacy and Communication Skills. Procedia-Social and Behavioral Sciences 2 , 4722-4727.

Sinhaneti, K., & Fu, W. (2015). English skills for AEC communication: A challenge for Thai universities. Shinawatra University, Thailand , 1-9.

Sundayana, R. (2014). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Alfabeta.

Tuan Soh, T. M., Osman, K., & Arsad, N. M. (2012). M-21CSI: A Validated 21th Century Skills Instrumen for Secondary Science Students. Asian Social Science Vol. 8 No. 16 , 38-44.




DOI: http://dx.doi.org/10.24905/psej.v2i2.740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a

Creative Commons License

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.