Peningkatan Motivasi dan Kemampuan Kognitif IPA melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw

  • Nursina Sari Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Nanang Rahman Universitas Muhammadiyah Mataram
Keywords: Motivasi, kognitif, Pembelajaran kooperatif, jigsaw

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Rerata peningkatan motivasi (2) Rerata peningkatan kemampuan kognitif, dan (3) Keterlaksanaan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe jigsaw dalam pembelajaran IPA pada peserta didik PGSD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang mengadaptasi model Kurt Lewin yang dilakukan dalam tiga siklus pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan lembar observasi motivasi, dan lembar soal serta lembar observasi keterlaksaana pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dengan menerapkan pembelajaran kooperatif  tipe jigsaw dapat (1) Peserta didik lebih termotivasi dalam prose pembelajaran ditinjau dari hasil angket yaitu pada rerata gain skor tiap siklus I, II, dan III yaitu 0.32, 0.58, 0.63 dengan kategori sedang, dan (2) Efektif dalam meningkatkan hasil belajar kemampuan kognitif peserta didik ditinjau dari perolehan rerata gain skor pada tiap siklus I, II, dan III sebesar 0.49, 0.53, dan 0.6, dengan kategori sedang, (3) Penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran IPA terlaksana dengan baik.

References

Dadan Rosana, (2010). Penelitian Tindakan Kelas (PTK)/ Yogyakarta: Buku Pegangan Prodi. Pendidikan IPA: FMIPA:UNY Depdiknas. (2013). Panduan pengembangan pembelajaran IPA terpadu. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas. Eggen, P. & Kauchak, D. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran (Mengajarkan Konten dan Keterampilan Berpikir).Terjemahanoleh Satrio Wahono. Jakarta: Indeks. Erliany Syaodih. (2011). Pengembangan Model Kooperatif untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial. Educare Vol 5, No. 1.Doc Vol. 5, No. 1 Agustus 2007 - JURNAL ONLINE. Diakses dari:jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/download/51/51. Pada tanggal 11 Desember 2017. Hake, R. R. (1998). Interactive Engagement Versus Traditional Methods: A six thousand-student Survey of Mechanics Test data for Introductory Physics Course. Am. J. Phys, 66, 1, 64-74. Diambil pada tanggal 10 Februari 2016 pukul 12:34 dari http://web.mit.edu/rsi/www/2005/misc/minipaper/papers/Hake.pdf./ Hamalik, O. (2008). Proses Belajat Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara Knight, R. D. (2004). Five Easy Lessons: Strategy for Successful Physics Teaching. New York: Addison Wesley Wenno, I, H. (2010). Strategi Mengajar Sains Fisika Berbasis Kontekstual dan Model Asesmen Autentik Pada SMP/MTs. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Published
2018-06-26
Section
Articles