Peningkatan Pembelajaran Materi Pesawat Sederhana di Sekolah Dasar melalui Model Two Stay Two Stray

Muhamad Taufik Hidayat, Daroni Daroni, Umi Setijowati

Abstract


Hasil belajar materi pesawat sederhana siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalwangi 01 Kecamatan Talang Kabupaten Tegal masih rendah. Peneliti menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas saat pelaksanaan pre test sebesar 59,78 meningkat pada hasil post test menjadi 76,55 dengan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 44,68% menjadi 80,85%. Selain itu, nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 65,9 meningkat pada siklus II menjadi 74,98 dengan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 70,21% menjadi 89,36%. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 73,43% meningkat pada siklus II menjadi 75,84%. Perolehan nilai performansi guru telah mencapai indikator keberhasilan dengan perolehan nilai akhir pada siklus I sebesar 73,5 meningkat pada siklus II menjadi 78,74. Penerapan model pembelajaran TSTS dapat meningkatkan pembelajaran IPA materi pesawat sederhana.


Full Text:

PDF

References


Alfiani, M. D., Kamsiyati, S., & Budiharto, T. (2015). Peningkatan Keterampilan Menghitung Bilangan Bulat melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray. Jurnal Didaktika Dwija Indria (SOLO). Amin, A. (2017). Pembelajaran Cooperative Tipe Two Stay Two Stray Berbasis Multimedia Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK pada Mata Pelajaran PAI. At-Ta’lim. Aprialisa, M., & Mahdian, M. (2017). Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Termokimia melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray. Quantum, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains. Arifin, A. A., & Saleh, I. (2015). Teknik Two Stay Two Stray dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Wawasan Siswa dalam. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling. https://doi.org/10.26858/jpkk.v1i1.1353 Azwar, K. (2015). Pengaruh Sertifikasi dan Kinerja Guru terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Banda Aceh. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Gillies, R. M. (2007). Cooperative Learning: Integrating Theory and Practice. Los Angeles: Sage. Hendarwati, E. (2013). Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar melalui Metode Inkuiri terhadap Hasil Belajar Siswa SDN I Sribit Delanggu pada Pelajaran IPS. Pedagogia. Indrawati. (2017). Pengaruh Metode Scaffolding Berbasis Konstruktivisme terhadap Hasil Belajar Matematika. Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang. Ismawati, N., & Hindarto, N. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktural Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. https://doi.org/10.15294/jpfi.v7i1.1067 Khasanah, U. (2011). Keefektifan Penggunaan Metode Two Stay Two Stray (Ts-Ts) pada Pembelajaran Keterampilan Membaca Bahasa Jerman di SMA N I Sedayu. Eprints.Uny. Lapono, N. dkk. (2008). Belajar dan Pembelajaran SD. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikna. Mayasari, D. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Komunikasi Matematis dan Motivasi Siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UMS. Munte, B. (2016). Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Dinamika Pendidikan2, 9(3), 125–138. Nokwanti, N. (2013). Pengaruh Tingkat Disiplin Dan Lingkungan Belajar Di Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang. Nurdin. (2011). Pengaruh Minat Baca, Pemanfaatan Fasilitas dan Sumber Belajar terhadap Prestasi Belajar IPS Terpadu SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Jurnal Ekonomi & Pendidikan. Nurutami, A. R. (2015). Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray ( TSTS ) pada Siswa Kelas VIIIA SMP Mataram Kasihan. Universitas PGRI Yogyakarta. Said, I. M., Sutadji, E., & Sugandi, M. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Cooperative Learning dengan Pendekatan Saintifik untuk Siswa SMK Se-Kota Malang Program Keahlian Teknik Ototronik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian Dan Pengembangan. Setiawan, D. W., Rintayati, P., & Shaifuddin, M. (2015). Peningkatan Pemahaman Konsep Gaya Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Jurnal Didaktika Dwija Indria (SOLO). Siegel, C. (2005). Implementing a Research-Based Model of Cooperative Learning. https://doi.org/10.3200/JOER.98.6.339-349 Silberman, M. L. (2011). Active Learning. Translated by Raisul, M. Bandung: Penerbit Nusa Media. Suarthika, I. M., Sumantri, M., & Sudarma, I. K. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap Pemahaman Konsep pada Mata Pelajaran IPS. MIMBAR PGSD Undiksha. Susi Widowati. (2015). Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika Siswa dengan Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM). Yani, F. (2012). Pengaruh Metode Simulasi (Peer Teaching) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Ekosistem Kelas VII di SMP N 20 Batam.




DOI: http://dx.doi.org/10.24905/psej.v3i2.961

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a

Creative Commons License

Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.