KARAKTERISTIK PEMBENTUKAN AKRONIM DALAM BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS DI HARIAN RADAR TEGAL

Sutji Muljani

Abstract


Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikandanmengetahuikarakteristikpembentukanakronim di harian Radar Tegal dari aspek carapembentukan dan pola suku katanya (polakalonik) dan mengetahui permasalahan dalam pembentukanakronim di harian Radar Tegal berkaitan dengan dampak pembentukan akronim dalam upaya pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia.

Data penelitian berupa bentukan-bentukan akronim di harian Radar Tegal yang terbit antara Januari 2005 s.d.Maret 2005. Penelitian ini bisa menjadi pengayaan sumber informasi di bidang morfologi, khususnya akronim. Analisis data dilakukan dengan metode padan yang direalisasikan dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) sebagai teknik dasarnya.

Setelah data dianalisis, diperolehhasilpenelitianyaitu (1) pembentuk anakronim di harian Radar Tegal dari aspek cara pembentukannya didominasi olehcaraakronim; (2) Karakteristik dari pola suku katanya, pembentukan akronim di harian Radar Tegal didominasi oleh bentukan akronim bersuku dua dengan polafavorit KVK-KVK dan KV-KVK polasuku kata KV-KVK; (3) dampak positif pembentukan akronim yaitu dapat memperkaya kosa kata BI, sedangkan dampak negatifnya yaitu munculnya berbagai akronim yang memiliki deret konsonan maupun guguskonsonan yang tidak lazim dalam BI serta akronim yang bermaknanegatif (peyoratif). Hal ini bias menghambat proses pembinaan BI yang sampai detik ini masih terus digalakkan.

Kata kunci :akronim, abreviasi, abreviakronim, polakanonik, BUL

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.