Main Article Content

Abstract

Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Mg (0%, 5%, 10%, 15%) pada paduan Al-Si. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah paduan Al-Si berupa piston bekas motor honda supra X dan magnesium (Mg) berupa waffle ingot. Piston bekas yang memiliki komposisi 82,87 % Al, 12,93 % Si, 0,5515 % Fe, 1,4590 % Cu, 0,0472 % Mn, 0,6585 % Mg, 0,0619 % Zn, 0,0272 % Ti, 0,0133 % Cr, 1,3625 % Ni, 0,0116 % Pb, 0,0113 % Sn. Sedangkan Mg yang digunakan memiliki komposisi 99,93 % Mg, 0,018 % Al, 0,02 % Si, 0,01 % Mn, 0,002 % Zn, 0,004 % Fe, 0,0012 % Cu, 0,0005 % Ni. Kegiatan penelitian meliputi uji kekerasan, uji impak, dan struktur mikro.

Proses pembuatan specimen dilakukan dengan pemotongan sejumlah piston bekas dan magnesium. Kemudian dua bahan ditimbang sesuai dengan komposisi yang diinginkan. Pemotongan dilakukan untuk memudahkan dalam peleburan, cetakan yang digunakan menggunakan cetakan pasir. Setelah dibuat benda uji, dilakukan pengujian kekerasan, kekuatan impak, dan struktur mikro.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penambahan Mg ( 0%, 5%, 10%, 15%) pada paduan Al-Si, diperoleh angka kekerasan rata-rata tertinggi pada penambahan Mg 15% sebesar 95,44 kg/mm2 dan kekuatan impak rata-rata tertinggi pada penambahan Mg 15% sebesar 0,035 J/mm2.

Kata kunci: Magnesium, Peleburan, Uji Kekerasan, Uji Impak, Uji foto mikro

Article Details