Main Article Content

Abstract

Pandemic memiliki dampak yang sangat besar dalam penyelenggaraan pelayanan public yang ada. Penelitian ini bertujuan ingin melihat bagaimana perilaku Birokrasi, pola komunikasi Pemerintah serta regulasi yang diterapkan dalam pelayanan publikditengah pandemic seperti ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan literatur review. Literatur review diambil dari pnelitian terdahulu perihal pelayanan public dimasa pandemic yang dapat mendukung data untuk penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa Konsolidasi bagi adaptasi pelayanan publik pada masa pandemi terutama bagi perilaku birokrasi, pola komunikasi dan regulasi perlu dilakukan pemerintah secara terpusat yang disertai dengan pengawasan seiring berjalannya dinamika perubahan yang mengikuti perkembangan situasi agar pelayanan publik bagi masyarakat dapat tetap berjalan dengan harmonis, baik bagi pelaku kebijakan maupun masyarakat sebagai tujuan dari pelayanan publik.

Keywords

Perilaku Birokrasi Pola Komunikasi Pelayanan Publik

Article Details

References

  1. Abidin, S. Z. (2008). Kebijakan Publik. Penerbit Salemba Humanika.
  2. Ardiyanti, H. (2020). Komunikasi Pemerintahan Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 (INFO SINGKAT?: Bidang Politik Dalam Negeri). https://berkas.dpr.go.id/puslit/files/info_singkat/Info Singkat-XII-15-I-P3DI-Agustus-2020-199.pdf
  3. Baderi, F. (2020). Regulasi Pasca Pandemi Covid-19. Www.Neraca.Co.Id. https://www.neraca.co.id/article/131972/regulasi-pasca-pandemi-covid-19
  4. Dunn, W. N. (2000). Pengantar Analisa Kebijakan Publik. Gadjah Mada Press.
  5. Fajriah, U. R., & Razak, M. R. R. (2020). Pengaruh Perilaku Birokrasi Terhadap Pelayanan Publik Di Desa Timoreng Panua Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang. Praja: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 08(01), 48–56. https://doi.org/Https://Doi.Org/10.51817/Prj.V8i1.226
  6. Heryanto, T., & Rochaeni, A. (2020). Pandemi Covid-19 Sebagai Inovasi Dalam Pelayanan Publik di Era Normal. https://www.researchgate.net/publication/349042279
  7. Juwari, A. (2017). Birokrasi dan Sense of Crisis di Masa Pandemi. Analis Akuntabilitas Badan Kepegawaian Negara. Www.Bkn.Go.Id. https://www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2017/10
  8. Kanisius, O. M. (2020). No Title.
  9. Lewin, K. (1951). Field Theory in Social Science. Harper.
  10. Mulyaningsih. (2018). Hasil Evaluasi Pelayanan Publik ditingkat Pemerintah daerah.
  11. Najih, M. (2020). LAporan Akhir Tahun Ombudsman.
  12. Risnawan, W. (2018). Manajemen Strategik Birokrasi dalam Era Disruption. Dinamika:Jurnal Ilmu Administarasi Publik, 05(04).
  13. Susanto, E. H. (2010). Kelambanan Birokrasi dan Pola Komunikasi Lembaga Pemerintah. Aspikom, 01(01), 1–12.
  14. Tangkilisan, H. N. S. (2003). Manajemen Modern untuk Sektor Publik. Baliriung & Co.
  15. Taufik, & Warsono, H. (2020). Birokrasi Baru Untuk New Normal: Tinjauan Model Perubahan Birokrasi Dalam Pelayanan Publik Di Era Covid-19. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 2(1), 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/dialogue.v2i1.8182
  16. Tuwu, D. (2020). Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Pandemicovid-19. Ombudsman Republik Indonesia. Ombudsman RI. https://ombudsman.go.id/artikel/r/artikel--evaluasi-pelayanan-publik-selama-pandemi.
  17. Wahyudi, A. (2010). Urgensi Komunikasi dalam Menunjang Efektivitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Jurnal Borneo Administrator, 63, 1–15.
  18. Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.