Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan Efektivitas pembelajaran Outdoor activities dengan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap peningkatan critical thinking peserta didik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VII. Subjek penelitian yaitu kelas VII A sejumlah 29 peserta didik dan VII B sejumlah 29 peserta didik. Teknik dan metode yang digunakan adalah design quasi experiment dengan menggunakan non-equivalent pretest dan posttes control grup design. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran Outdoor Activities dan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan rata-rata kemampuan berfikir kritis peserta didik secara signifikan. Peningkatan dapat dilihat dari kondisi awal atau hasil rata-rata pretest kelas eksperimen sejumlah 39.65% kemudian terjadi peningkatan sebesar 36.03% sehingga kondisi akhir atau hasil rata-rata posttest kelas eksperimen sejumlah 75.68%. Perbedaan dapat diuji dengan menggunakan uji t atau uji hipotesis semua data menghasilkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 membuktikan bahwa terjadi perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis yang kelas eksperimen dan kelas kontrol. Serta dapat dilihat dari hasil nilai posttest pada kelas eksperimen sejumlah 75.68% dan pada kelas kontrol sebesar 68.62%. Sedangkan untuk menguji efektifitas menggunakan Uji N-gain, nilai rata-rata N-gain score untuk kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran Outdoor Activities dan model Problem Based Learning diperoleh sebesar 59,6% berdasarkan tabel kriteria N-gain score termasuk dalam kategori “cukup efektif”. dan untuk rata-rata N-gain score untuk kelas kontrol yang hanya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning adalah sebesar 53,1% termasuk dalam kategori “kurang efektif”.

Article Details