PENGEMBANGAN INSTRUMENTASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SEMESTER II SMP NEGERI 1 WARUREJA PADA MATERI POKOK SEGI EMPAT DENGAN PENDEKATAN TEORI RESPONS BUTIR TAHUN AJARAN 2016/2017

Ulfiana Dewi, Purwo Susongko, Eleonora Dwi Wahyuningsih

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah (1)  mengetahui prosedur pengembangan tes diagnostik kesulitan belajar matematika materi pokok segiempat dengan pemodelan Teori Respons Butir, (2) mengetahui kualitas butir tes diagnostik kesulitan belajar matematika materi pokok segiempat yang telah dikembangkan, (3) memperoleh informasi kesulitan-kesulitan belajar matematika siswa SMP Negeri 1 Warureja materi pokok segiempat yang dimunculkan dalam tes diagnostik yang telah dikembangkan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan tahapan yang dilakukan yaitu observasi awal, studi pendahuluan, penyusunan produk I, validasi desain, perbaikan produk I, Uji Coba Produk I, Desain Produk II, Validasi Produk II, Uji Coba Produk II, Analisis Produk II, Penyusunan Produk III, dan Penggunaan Produk III untuk mengetahui profil kesulitan belajar siswa. Analisis tes yang dilakukan menggunakan teori respons butir model dua parameter, dengan tingkat kesukaran berkisar antara – 8,985 sampai 2,326 dan daya beda butir soal berkisar antara – 0,662 sampai 10,945. Hasil tes diagnostik memberikan informasi presentase kesulitan belajar tertinggi yaitu (1) kesalahan konsep dengan rata-rata 16,99 %, (2) kesalahan teknis 16,09 %, (3) kesalahan interprestasi bahasa 12,74 %, (4) kesalahan konsep dan teknis 8,82 %,(5) kesalahan konsep dan interprestasi bahasa 7,19 %, (6) kesalahan interprestasi bahasa dan teknis 5,88 %, (7) kesalahan data 4,12 %, dan (8) kesalahan konsep dan data dengan presentase rata-rata 2,94 %.

 

Kata Kunci: Pengembangan Instrumentasi, Kesulitan Belajar, Teori Respons Butir


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JPMP



JPMP index: