MENGENAL GREEN ACCOUNTING

Neni Astuti

Abstract


Dunia usaha semakin berkembang, begitu juga dengan akuntansi terus berkembang. Akuntansi  konvensional yang selama ini hanya memberikan informasi tentang kegiatan perusahaan pada pihak ketiga (investor dan kreditor) yang memberikan kontribusi langsung terhadap kelangsungan hidup perusahaan, sedangkan pihak lain diabaikan. Akuntansi konvensional tidak mencukupi dan memadai untuk memenuhi tuntutan dunia bisnis yang semakin kompleks. Adanya tuntutan ini, maka akuntansi bukan hanya merangkum informasi tentang hubungan perusahaan dengan pihak ketiga, tetapi juga dengan lingkungannya.

Pemahaman mengenai permasalahan lingkungan hidup akan mengarahkan perusahaan di dalam kebijakannya terutama terkait dengan keselamatan lingkungan hidup. Ada empat kondisi perusahaan terkait lingkungan hidup yaitu Lean Green, Defensive Green, Shaded Green dan Extreme Green. Pilihan strategi  disesuaikan dengan kondisi matrik perusahaan tersebut.

Key Words: Green Accounting, Lean Green, Defensive Green, Shaded Green and Extreme Green.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Editorial Office of Jurnal Permana,
Faculty of Economics and Business, Universitas Pancasakti Tegal (UPS Tegal)
Jalan Halmahera KM. 1, Tegal, Central Java, Indonesia 52122